EVALUASI PROGRAM PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
DI KABUPATEN TAPANULI UTARA
Kabupaten Tapanuli Utara merupakan salah satu kabupaten yang menerapkan program pengembangan permukiman. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melakukan program tersebut dengan tujuan yaitu : pertama, untuk mendorong pemenuhan kebutuhan rumah yang layak, sehat, aman dan terjangkau bagi masyarakat miskin dan berpenghasilan rendah; kedua, meningkatkan kualitas perumahan melalui penguatan lembaga komunitas seperi terciptanya masyarakat produktif secara ekonomi.
Berdasarkan fakta lapangan maupun keterangan dari Kepala bidang Perumahan dan Permukiman Kabupaten Tapanuli Utara, program pengembangan permukiman di Kabupaten Tapanuli Utara belum terlaksana dengan baik sesuai dengan tujuan yang telah direncanakan pemerintahan. Maka dari itu untuk mengetahui apakah program tesebut sudah sesuai dengan tujuannya diperlukan suatu evaluasi program. Jenis evaluasi yang digunakan yaitu on-going, dimana evaluasi dilakukan pada saat program berjalan hingga menghasilkan output dengan membandingkan hasil selama pelaksanaan program dengan output apakah telah sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah direncanakan sebelumnya. Pendekatan evaluasi yang digunakan dalam mengevaluasi program perbaikkan pengembangan permukiman adalah melalui metode pendekatan evaluasi teori keputusan atau biasa disebut Decision Theoretic Evaluation. Pendekatan evaluasi teori keputusan ini adalah pendekatan evaluasi kebijakan yang menggunakan metode deskriptif untuk menghasilkan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan dan valid menangani hasil-hasil kebijakan yang secara eksplisit dinilai oleh berbagai macam pendapat pelaku kebijakan.
Suatu program dapat dikatakan berhasil jika dilihat dari target dan realisasi program tersebut. Namun berdasarkan tiga criteria dan indicator yang ada dapat dikatakan program pengembangan permukiman belum dapat dikatakan berhasil. Karena terdapat kendala yang dihadapi yaitu minimnya dana dalam pelaksanaan program tersebut, hal tersebut terjadi karena tidak adanya kerjasama permerintah dengan swasta dalam menjalankan program tersbut sehingga dalam melaksanakan pembangunan perumahan secara bertahap. Selain itu minimnya sarana dan prasarana pendukung untuk perumahan.
Untuk mengatasi kendala-kendala dalam menjalankan program pengembangan permukiman yaitu perlu adanya kerjasama antara pemerintah dengan pihak swasta dalam pelaksanaan program pengembangan permukiman, perlu adanya sosialisasi kepada masyarakat tentang program pengembangan ini agar tepat sasaran, dan masih perlunya pembangunan sarana dan prasaran pendukung perumahan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar